Jurnal Abdidas
Vol. 3 No. 4 (2022): August Pages 612-784

Edukasi Bahaya Merokok dalam Perspektif Kristen

Yosefo Gule (Universitas Quality Berastagi)



Article Info

Publish Date
11 Aug 2022

Abstract

Merokok dimasukkan sebagai penyakit sosial karena mempunyai dampak besar di lingkungan keluarga dan kesehatan masyarakat. Merasuk ke kelompok masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin. Sangat memperlemah tingkat kesejahteraan keluarga (masa depan, pendidikan, ekonomi, agama) dan resmi dibatasi oleh Undang-undang. Merokok adalah menghisap bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh. Hasil dari beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa perilaku merokok banyak dilakukan pada masa remaja. Pada tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi remaja usia 16 –19 tahun yang merokok 20,5 %. Usia merokok pada remaja di Indonesia sekarang adalah usia mulai merokok semakin muda (dini). Perokok pemula usia 10 –14 tahun meningkat lebih dari 100 % dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun. Merokok mempunyai banyak efek negatif yang merugikan perokok itu sendiri, tetapi juga mengancam masyarakat di sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rokok dan merokok merupakan hal yang tidak diperlukan oleh tubuh manusia. Apabila tetap digunakan maka akan merusak dan berdampak negatif terhadap tubuh manusia. Karena rokok banyak mengandung zat kimia berbahaya. Berdasarkan perspektif medis, etis, hukum, hingga Alkitab, maka ditemukan tidak ada yang positif atau bermanfaat dari rokok atau merokok. Edukasi ini diharapkan memberikan wawasan baru kepada remaja dan pemuda/i di GMI Parsambilan bahwa merokok tidak mendatangkan manfaat sedikitpun untuk diri sendiri dan kesehatan manusia serta tidak membawa kemuliaan bagi Allah.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

abdidas

Publisher

Subject

Education Health Professions Mathematics Public Health Social Sciences Other

Description

The focus and scope of the Abdidas Journal covers the results of research and community service in the field of education and health both conducted by teachers, lecturers, health workers and other independent ...