Pada pemotongan logam belum adanya kajian sudut patah seerpihan terhadap kegagalan pahat pada baja AISI 4340 dengan metode faktorial mengunakan pahat karbda tin dari pengukuran kegagalan pahatnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji sudut patah serpihan pada pahat karbida demi mengurangi biaya produksi yang digunakan pada baja AISI4340 dengan pembubutan laju rendah dan kering dengan memvariasikan kecepatan potong (v), gerak makan (f), dan kedalaman (a). Manfaat dari penelitian ini aadalah untuk mengetahui sudut patah serpihan terbaik dari kegagalan pahat yang terjadi serta mengetahui terbentuknya morfologi geram dari setiap kondisi pemotongan diamati serta diukur terutama pada tebal geram guna untuk perhitungan rasio serpihan (o). Hasil dari penelitian menujukan bahwa morfolgi geram terbentuk tipe infinite helix pita kasar terputus dan dari penelitian ini, kondisi pemotongan (v) = 26m/min, (f)= 0,1mm/min dan (a) = 1mm terjadi keausan pahat terendah dengan (vb) = 1,22mm terletak pada sudut patah serpihan (o) = 42,082o Mekanisme morfolgi geram yang terjadi diakibakan pada rasio bidang geram terhadap sudut patah serpihan.
Copyrights © 2022