Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI)
Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1, Juli 2022

KONSEP PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA ‎ SEBAGAI RUH SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA ‎ DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI BANGSA

Yusutria Yusutria (‎2Faculty of Islamic Religion, Ahmad Dahlan University (UAD) Yogyakarta Indonesia‎)
Yuherman ‎ Yuherman ‎ (Geography Education Study Program PGRI University West Sumatra Indonesia‎)
Rina Febriana (‎Department of Mathematics Education, Cokroaminoto University, Yogyakarta‎)
Charles Charles (charlesmalinkayo.cc@gmail.com)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2022

Abstract

AbstrakIsu pendidikan karakter di Indonesia sangat penting untuk penelitian dan evaluasi. Mengapa kita tidak melihat banyak berita akhir-akhir ini tentang kerentanan moral dan kepribadian negara, terutama di kalangan remaja? Angka kejadian korupsi terus meningkat secara kualitatif dan kuantitatif, dengan perilaku umum seperti perilaku asusila antar siswa, korupsi antar sekolah, korupsi, menyontek, penyalahgunaan narkoba, dan bullying. Termasuk pornografi, pelecehan seksual, penjarahan, intimidasi, dan perilaku licik. Sehingga diperlukan suatu konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara sebagai ruh sistem pendidikan Indonesia dalam pembentukan karakter generasi bangsa. Jenis penelitian karya ilmiah ini merupakan bersifat naratif kualitatif menggunakan library research dengan sumber data utama merupakan buku. Teknik pengumpulan data berdasarkan teknik dokumentasi. Menganalisis data penelitian ini dilakukan melalui reduksi data, display (penyajian data), penarikan konklusi, dan verifikasi. Hasil penelitian tentang konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara sebagai ruh sistem pendidikan Indonesia dalam pembentukan karakter generasi bangsa bahwa pendidikan karakter menurut Ki Hajar Dewantara harus mendukung nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan: alam, kemandirian, budaya, kebangsaan, dan kemanusiaan, sebagaimana tertuang dalam Pancha Dharma, dengan menempatkan peserta didik sebagai pusat pendidikan. Mengenai penerapan sistem tersebut, guru prioritas (Pemon) harus bertindak dalam pelaksanaan proses pendidikan: Ing Ngarso Sung Tulado, Ing Madya Mangun Karso, Tutwuri Handayani. Tujuan pendidikan karakter mencapai kehidupan yang sempurna, tentunya menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter sangat luas dan beragam yang materinya didasari pada perkembangan jiwa dan usia peserta didik.Kata Kunci : Ki Hajar Dewantara, Ruh, Sistem Pendidikan Karakter, Generasi.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

kahpi

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences Other

Description

Jurnal Kajian Agama, Hukum, dan Pendidikan Islam, disingkat KAHPI diterbitkan oleh Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang sebagai wadah publikasi hasil penelitian di bidang Agama Islam, Hukum Islam dan Pendidikan Islam. Diterbitkan 2 kali dalam setahun, pada Juli dan Desember. Terbit pertama ...