Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan: 1) Pengaruh risiko bisnis terhadap kinerja keuangan: 2) Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja keuangan; 3) Pengaruh inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan; 4) Pengaruh risiko bisnis terhadap keberlangsungan usaha; 5) Pengaruh literasi keuangan terhadap keberlangsungan usaha; 6) Pengaruh inklusi keuangan terhadap keberlangsungan usaha; 7) Pengaruh kinerja keuangan terhadap keberlangsungan usaha; 8) Pengaruh risiko bisnis terhadap keberlangsungan usaha melalui kinerja keuangan; 9) Pengaruh literasi keuangan terhadap keberlangsungan usaha melalui kinerja keuangan; dan 10) Pengaruh inklusi keuangan terhadap keberlangsungan usaha melalui kinerja keuangan pada sektor usaha mikro kecil dan menengah di Kota Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis ex post facto dengan pendekatan exploratory yang dilaksanaakan pada Usaha mikro kecil dan menengah di Kota Palopo pada bulan Januari-Maret 2022 dengan sampel sebanyak 386 dari 11.022 populasi. Teknik pengumpulan data melalaui observasi, kusioner, dan wawancara. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mendeskripsikan variabel penelitian, dan analisis inferensial melalui Structural Equation Modeling (SEM) untuk menjelaskan kontribusi antar variabel eksogen terhadap variabel endogen melalaui pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Risiko bisnis berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan; (2) Literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan; (3) Inklusi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan; (4) Risiko bisnis berpengaruh positif signifikan terhadap keberlangsungan usaha; (5) Literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap keberlangsungan usaha; (6) Inklusi keuangan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keberlangsungan usaha; (7) Kinerja keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap keberlangsungan usaha; (8) Risiko bisnis berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keberlangsungan usaha melalui kinerja keuangan; (9) Literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap terhadap keberlangsungan usaha melalui kinerja keuangan; dan (10) Inklusi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap terhadap keberlangsungan usaha melalui kinerja keuangan pada sektor usaha mikro kecil dan menengah di Kota Palopo.
Copyrights © 2022