Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh penambahan ekstrak kunyit pada panjang dan berat usus halus (duodenum, jejunum, dan ileum), dan perubahan histomorfologi vili (jumlah vili, tinggi vili, kedalaman kripta, luas permukaan vili, dan rasio tinggi:kripta vili). Materi penelitian adalah 220 puyuh betina dengan rata-rata bobot badan 185,78 gram dan koefisien keragaman 6,96%. Metode penelitian adalah eksperimental dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P0(pakan basal), P0+(pakan basal+0,1% antibiotik), P1(pakan basal+0,1% ekstrak kunyit), P1(pakan basal+0,2% ekstrak kunyit), P1(pakan basal+0,3% ekstrak kunyit). Data penelitian dianalisis ragan berbasis Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dilanjutkan dengan Duncan's New Multiple Range Test (DMRT) jika muncul pengaruh signifikan. Hasil penelitian menunjukan penambahan ekstrak kunyit sampai 0,3% berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap berat duodenum dan luas permukaan vili, dan penambahan ekstrak kunyit berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap panjang jejunum, panjang ileum, dan jumlah vili. Kesimpulan penelitian yaitu penambahan ekstrak kunyit hingga level 0,3% dapat meningkatkan karakteristik usus halus, sehingga ekstrak kunyit dapat digunakan sebagai pengganti antibiotik pada pakan puyuh petelur
Copyrights © 2022