RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi
Vol 3 No 02 (2023): ILMU KOMUNIKASI

RESISTENSI ATAS KULTUR PATRIARKI DALAM EKSPRESI EROTIS BUDAYA POPULER

D. Jupriono (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)
Maulana Arief (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)
Bambang Sigit Pramono (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)
Wahyu Kuncoro (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2022

Abstract

Pencekalan pemutaran dan penayangan lagu dangdut, kegilaan publik perempuan pemirsa TV terhadap serial film TV “Mahabharata”, dan ketertarikan publik perempuan Indonesia terhadap film nasional “Drupadi”, menggambarkan kemerdekaan hasrat seksual publik. Larangan dan pembatasan pemutaran lagu-lagu dangdut diberlakukan karena lirik lagu-lagu tersebut berbau pornografi yang menyuarakan kebebasan ekspresi erotis perempuan. Kegilaan publik perempuan terhadap serial film TV “Mahabharata” lebih dilatari oleh kebebasan hasratnya untuk menikmati ketampanan wajah dan keperkasaan tubuh para aktor pemerannya dan bukan karena penghayatan terhadap moral cerita. Ketertarikan publik perempuan Indonesia terhadap film “Drupadi” lebih didorong oleh motif pemberontakan terhadap kultur patriarki yang menindas. Ketiga-tiganya satu sama lain tidak ada hubungan produksi, tetapi tergelar dalam satu konteks yang sama: publik perempuan Indonesia yang tengah merayakan kemerdekaan ekspresi dan fantasi relasi seksual dalam budaya populer di tengah kepungan kultur patriarki.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

relasi

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818) diterbitkan oleh Aksiologi Surabaya, sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Komunikasi. Menitikberatkan pada tulisan-tulisan yang memuat penelitian dan pemikiran kontemporer di bidang ilmu ...