Pemanfaatan ampas tebu dan kulit jagung sebagai bahan baku pembuatan pulp dikarenakan memiliki kandungan selulosa yang tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif bahan baku pengganti kayu. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui potensi ampas tebu dan kulit jagung sebagai bahan baku pengganti kayu dalam pembuatan pulp. Metode yang digunakan dalam penelitian berupa preparasi bahan baku, proses pulping organosolv. Sedangkan analisis yang digunakan berupa analisis bahan baku dan analisis pulp yang terdiri dari analisa kadar selulosa, kadar lignin dan kadar air. Proses yang digunakan dalam penelitian berupa proses organosolv dengan pelarut berupa asam formiat : asam asetat : air dengan variasi bahan baku (10:90; 30:70; 50:50; 70:30; 90:10 %w/w) dan waktu pemasakan (60, 90, 120 menit). Hasil penelitian didapatkan kondisi optimum pada waktu pemasakan 120 menit dan rasio bahan baku 10:90 didapatkan kadar selulosa 70%, kadar lignin 11% dan kadar air 10%.
Copyrights © 2022