Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia
Vol 2 No 11 (2022): JPTI - November 2022

Pengaruh Intensitas Cahaya dan Kemiringan Panel Terhadap Koefisien Laju Konveksi pada Pemanas Air Tenaga Surya

Dimas Guunawan Prasetyo (Program Studi Teknik Energi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia)
M. Ramdan Okta Rian (Program Studi Teknik Energi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia)
Moh. Fakhri Athalah Kidam (Program Studi Teknik Energi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia)
Fatria Fatria (Program Studi Teknik Energi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia)
Ibnu Hajar (Program Studi Teknik Energi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia)
Sahrul Effendy (Program Studi Teknik Energi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia)
Erlinawati Erlinawati (Program Studi Teknik Energi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia)
Irawan Rusnadi (Program Studi Teknik Energi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
18 Nov 2022

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara dengan posisi geografis berada di garis khatulistiwa, membuat indonesia mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun. Konsumsi energi di Indonesia yang meningkat dan penggunaan sumber energinya yang dapat diperbaharui belum dimanfaatkan secara optimal, maka dari itu sinar matahari sebagai energi yang terbarukan dan ramah lingkungan digunakan sebagai media pemanas air bertenaga surya. Alat pemanas air tenaga surya merupakan alat untuk memanaskan air dengan memanfaatkan sumber energi matahari melalui panel kolektor. Dengan tingginya intensitas radiasi yang diperoleh yaitu sebesar 93000 Lux alat kolektor mampu menyerap panas dengan  lebih banyak sehingga menghasilkan temperatur yang paling tinggi yaitu 64°C. Intensitas Cahaya yang tinggi akan memberikan panas yang lebih maksimal pada proses pemanasan air dalam pipa kolektor dengan optimal. Pada sudut 25° dengan naiknya kemiringan dapat membuat perpindahan panas pada air lebih baik sehingga mampu menghasilkan temperatur air output tertinggi sebesar 64°C karena pada sudut 25° performa alat akan naik sehingga air yang lebih panas pada kolektor lebih mudah untuk mencapai tangki karena massa jenis air yang berada dibagian permukaan lebih mudah untuk bergerak naik.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jpti

Publisher

Subject

Education Engineering

Description

Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah* dari Dosen, Peneliti, Praktisi, dan Guru dari seluruh Indonesia dan Mancanegara. JPTI memiliki fokus dan ruang lingkup yang terdiri dari 1. Lingkup ...