SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022

Penataan Layout Gudang Penyimpanan Material dan Peralatan Pendukung di PT. Swadaya Graha

Fitria Dama Yanti (Universitas Muhammadiyah Gresik)
Said Salim Dahda (Universitas Muhammadiyah Gresik)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2022

Abstract

 Indonesia Negara yang padat akan penduduk di tahun 2022 mengalami kenaikan. Di Indonesia industri bergerak dalam bidang manufaktur dan jasa. Industri manufaktur berperan besar dalam berkembangan ekonomi Indonesia, dari kontribusi terhadap perekonomian Indonesia, menjadikan negara Indonesia menjadi julukan negara industri, dimana ada faktor yang mempengaruhinya, factor tersebut adalah kemampuan memperoses atau memproduksi produk secara berkualitas, dan perusahaan mampu mengembangkan industri secara maksimal dan berkelanjutan. Perusahaan yang berjalan dibidang manufaktur tidak terlepas dari ketersediaan sebuah gudang dimana kinerja gudang menjadi penompang industri manufaktur. Keadaan gudang penyimpanan material dan peralatan pendukung pada saat itu layout masih random dimana material tidak tersusun dengan tetap dan berpindah-pindah. Dari masalah yang ada maka metode yang mendukung untuk membantu yaitu metode dedicated storage, dimana metode tersebut adalah letak penyimpanan yang tetap (fixed slot storage), untuk setiap material yang disimpan. Tujuan di lakukannya penelitian ini adalah mencari solusi untuk penempatan material yang spesifik dan keefisien jarak antara rak yang berisikan material yang sering diperlukan dengan pintu keluar. Dari hasil tabel perbandingan di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa metode dedicated storage mampu memberikan perubahan jarak yang lebih dekat dan memudahka karyawan mencari material yang sedang diperlukan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...