Kawasan mangrove desa Mojo kecamatan Ulujami kabupaten Pemalang memiliki potensi pengelolaan dan pemanfaatan salah satunya sebagai kawasan ekowisata. Pengembangan dan pengelolaan kawasan ekowisata tidak dapat lepas dari keterlibatan masyarakat lokal, penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi masyarakat terhadap pengelolaan ekosistem mangrove serta pemahaman masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang dibagikan kepada 33 responden. Hasil penelitian menyebutkan bahwa seluruh responden (100%) setuju apabila hutan mangrove desa Mojo dimanfaatkan sebagai kawasan ekowisata meskipun hanya sebanyak 2 orang (6,1% responden) yang menjadikan kawasan mangrove sebagai mata pencaharaian utama. Seluruh responden memiliki sikap menentang apabila ada pengrusakan huan mangrove baik dengan cara menasihati, menegur maupun melaporkan pada aparat, kesadaran masyarakat lokal tersebut dapat menjadi modal yang cukup baik dalam upaya pengelolaan kawasan mangrove secara berkelanjutan.
Copyrights © 2022