Siswa kurang berminat dalam pembelajaran PPKn, sehingga sebagian besar siswa memperoleh skor yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimum. Permasalahan tersebut dikarenakan masih menerapkan model pembelajaran hanya searah dan masih belum maksimal dalam mengimplikasikan suatu model pembelajaran yang mempunyai banyak variasi. Dalam riset ini mempunyai tujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe scramble guna melihat ada atau tidaknya akibat hasil belajar PPKn Kelan IV SDN 03 Tiumang. Riset ini menggunakan kuantitatif yang berbentuk Pre-Experimentas Design dan salah satu rancangannya yaitu One-Group Pretest-Posttest. Hasil riset yang dilakukan bahwa teknik pretest dan posttest dalam mengumpulkan data. Setelah didapatkannya data tersebut ternyata data Pretest mendapatkan nilai pertengahan sebanyak 62,75 dan nilai pertengahan yang didapatkan data Posttest sebanyak 76,8. Hasil data pretest dan data posttest tadi dilakukannya uji kenormalannya sebuah data pretest dengan mengatakan data pretest apabila rhitung < rtabel maka data Sig. 0,012 < 0,05 berdistribusi tidak normal, pada data post test Sig. 0,213 > 0,05 berdistribusi normal. Data tersebut dilanjutkan menggunakan uji hipotesis Non-Parametriks dan mendapatkan nilai Sig. 0,000 < 0,05. Berdasarkan data tadi memiliki kesimpulannya bahwa adanya akibat dari bentuk pembelajaran kooperatif tipe scramble di kelas IV SDN 03 Tiumang dalam pembelajarannya.
Copyrights © 2022