Seri FilsafatTeologi Widya Sasana
Vol. 32 No. 31 (2022)

Nama, Makna, dan Pesan: Perayaan 400 tahun Propaganda Fide dan misi Gereja di tanah air

Raymundus I Made Sudhiarsa (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Dec 2022

Abstract

Artikel ini mengajak sidang pembaca untuk melihat perayaan 400 tahun usia Propaganda Fide sebagai kesempatan untuk mengapresiasi prestasinya dalam perjalanan yang panjang itu dan sekaligus melihat ke depan, utamanya langkah-langkah misioner yang bisa diupayakan oleh Gereja-Gereja lokal dalam konteksnya masing-masing. Lebih daripada itu, perayaan ini sejatinya mengingatkan Gereja akan jati diri dan tugasnya untuk menjadi saksi Kristus di seluruh dunia dan kepada segala makhluk dengan kuasa Roh Kudus. Kongregasi Suci ‘de Propaganda Fide’, yang sekarang diberi nama baru ‘Dikasteri untuk Evangelisasi’ dan dipimpin langsung oleh Sri Paus, telah didirikan untuk mengkoordinasi dan mengarahkan tugas perutusan itu sesuai dengan mandat Kristus yang bangkit (lih. Mrk 16:15; Kis 1:8; Mat 28:20). Koordinasi untuk seluruh Gereja itu, khususnya di wilayah-wilayah dengan sebutan ‘daerah misi’, telah dilaksanakan dengan berbagai cara sesuai dengan dinamika sosio-kultural di berbagai tempat di seluruh dunia dan dalam zaman yang terus berubah. Sejarah memang tidak pernah selesai. Narasi evangelisasi juga terus berlanjut, baik secara kelembagaan oleh Dikasteri untuk Evangelisasi dan Keuskupan-Keuskupan maupun lewat inisiatif putra-putri Gereja di dalam lingkungan hidup dan kerja mereka masing-masing. Menemukan terobosan-terobosan yang cerdas dan arif sebagai ekspresi iman kristiani yang hidup dalam dunia yang berubah demikian cepat dan demi dunia-bersama yang lebih bermartabat (Kerajaan Allah) tetap menjadi tantangan Gereja di tanah air Indonesia tercinta ini.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

serifilsafat

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Seri Filsafat Teologi Widya Sasana focuses on philosophical and theological studies based on both literary and field researches. The emphasis of study is on systematic attempt of exploring seeds of Indonesian philosophy as well as contextualization and inculturation of theology in ...