Latar belakang: Literasi kesehatan merupakan kemampuan yang penting untuk dimiliki seseorang karena dengan memiliki kemampuan literasi paling dasar pun seseorang dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan potensi untuk mencapai tujuan. Tingkat literasi kesehatan masyarakat di Puskesmas Banguntapan I masih tergolong rendah hal ini diketahui ketika peneliti melakukan uji coba terhadap 10 responden dengan menggunakan NVS (New Vital Sent) dari 6 pertanyaan mengenai sebuah label nutrisi es krim 7 dari 10 responden tersebut memiliki tingkat literasi rendah yaitu dengan skor 1-2 tergolong kategori rendah, peneliti menggunakan label nutrisi es krim karena untuk mengetahui tingkat literasi kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui faktor usia, pendidikan dan pekerjaan yang berpengaruh terhadap literasi kesehatan di Puskesmas Banguntapan I. Metode: jenis penelitian ini menggunaakan Deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner NVS (Newest Vital Sign). Jumlah sampel penelitian 100 responden pasien. Data primer dianalisis dengan menggunakan uji chi square Hasil: Ada pengaruh Usia terhadap literasi kesehatan (p=0,038%<0,05), Ada pengaruh pendidikan terhadap tingkat literasi kesehatan (p=0,000<0,05), ada pengaruh pekerjaan terhadap tingkat literasi kesehatan (p=0,043<0,05) Kesimpulan: Ada pengaruh Usia terhadap literasi kesehatan, ada pengaruh pendidikan terhadap tingkat literasi kesehatan, dan ada pengaruh pekerjaan terhadap tingkat literasi kesehatan.
Copyrights © 2022