An-Nida': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Vol 10 No 2 (2022): Maret

PELUANG DAN TANTANGAN MEDIA MASSA DI ERA CYBER (Perspektif Hypodermic Needle Theory dan Uses And Gratification Theory)

Alim Puspianto (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2022

Abstract

Perkembangan teknologi modern sungguh sangat luar biasa cepatnya. Salah satu bidang yang merasakan dampaknya yaitu aspek teknologi komunikasi dan informasi. Bahkan era baru yang sering disebut sebagai cyber era menjadikan hampir seluruh kegiatan masyarakat berpindah dari dunia nyata ke dunia maya yang bernama cyberspacy. Kehadiran era cyber menjadikan hubungan antar manusia sudah tidak lagi terhalang oleh jarak dan waktu. Semua info dan berita bisa diakses oleh semua orang tanpa ada sekat dan penghalang. Dunia tak ubahnya seperti sebuah desa kecil dimana semua orang bisa dengan mudah melihat peristiwa yang terjadi didalamnya. Selain itu, masyarakat modern juga sudah sangat cerdas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Khususnya kebutuhan terkait dengan pemenuhan informasi yang diperlukannya. Sehingga mereka juga sangat kritis dan selektif dalam mengkonsumsi info yang disajikan oleh media. Dalam pembahasan ini penulis memaparkan tentang kondisi media massa di era cyber. Dalam pembahasanya penulis menggunakan dua pendekatan yaitu Hypodermic needle theory dan Uses and gratification theory. Dua perspektif tersebut menjadi penting dan sangat relevan karena kedua teori tersebut seolah-olah bertentangan satu dengan lainnya. Dimana Hypodermic needle theory mengatakan bahwa media sangat power full layaknya peluru yang ditembakkan dan tepat mengenai targetnya yaitu masyarakat. Sementara Uses and gratification theory berasumsi bahwa pengguna media memainkan peran aktif untuk memilih dan menggunakan media sesuai dengan keinginannya sendiri. Dengan kata lain bahwa, pengguna media (audience) adalah pihak yang aktif dalam menggunakan media untuk memenuhi kepuasan pribadinya. Hal ini dikarenakan bahwa masyarakat modern sudah sangat cerdas, mereka mampu memilih media mana yang akan mereka jadikan sebagai sumber informasi dan media mana yang akan ditinggalkannya. Adapun kesimpulan dari pembahasan ini yaitu di cyber era seperti sekarang ini media massa menghadapi sebuah tantangan yang nyata. Dimana tantangan tersebut menuntut media massa untuk lebih kreatif dan inovatif serta memaksa media massa untuk ikut mewarnai kehidupan di cyberspacy. Media dituntut untuk bisa menghadirkan sajian yang menarik sesuai dengan segmennya masing-masing. Selain itu tidak bisa dipungkiri bahwa sampai saat ini power media juga masih sangat dirasakan oleh masyarakat modern. Walaupun masyarakat sudah cerdas dan punya kebebasan dalam memenuhi kebutuhan informasinya sebagaimana pandangan dari Uses and gratification theory namun efek media sebagaimana pandangan Hypodermic needle theory juga tetap luar biasa.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

annida

Publisher

Subject

Religion Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Komunikasi dan Penyiaran baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Komunikasi dan Penyiaran yang meliputi Komunikasi, ...