Perilaku merokok remaja semakin mengkhawatirkan. Dari tahun ketahun umur remaja untuk merokok semakin muda. Studi pendahuluan yang dilakukan penulis menunjukkan tujuh dari remaja mengaku pernah merokok. Faktor-faktor yang mempengaruhi remaja untuk merokok antara lain umur, sikap, keadaan psikologis, lingkungan, perilaku merokok orangtua, teman sebaya yang perokok, besarnya uang saku dan paparan iklan rokok. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan crosssectional. Sampel didalam penelitian ini adalah 60 remaja laki-laki. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel sikap, keadaan psikologis, lingkungan, teman sebaya, perilaku merokok orang tua dan uang saku dengan perilaku merokok responden sedangkan hasil lain menunhukkan tidak ada hubungan antara variabel umur responden, dan paparan iklan rokok dengan perilaku merokok responden, Hasil penelitian ini diharapkan dijadikan sebagai salah satu gambaran awal bagi penelitian selanjutnya untuk lebih meneliti secara mendalam mengenai determinan yang berhubungan dengan perilaku merokok remaja untuk mencegah lebih banyak remaja yang menjadi perokok aktif
Copyrights © 2022