Yuliwati
Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN IUFD Deastri Pratiwi; Yuliwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.666 KB) | DOI: 10.56861/jikkbh.v6i1.20

Abstract

Abstrak :, faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian IUFD. IUFD (Intra Uterine Fetal Death) adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan baik pada kehamilan yang besar atau kurang dari 20 minggu (Manuaba, 2010). Dalam menyusun karya tulis ilmiah ini, peneliti menggunakan data sekunder dari recam medic ( Medical record) di RSUD Kabupaten Tangerang. Desain penelitian yang digunakan bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan variable usia ibu, paritas ibu, anemia,Tingkat pendidikan. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 46 orang. Berdasarkan Hasil penelitian dari 46 ibu hamil yang mengalami IUFD pada usia kehamilan 20-28 minggu sebanyak 7 orang (15,2%), usia kehamilan >28 minggu sebanyak 39 orang (84,8%) . Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara IUFD dengan Usia ibu (P value = 0,000) dan nilai OR = 1,875, Paritas (P = 0,000) ada hubungan antara IUFD dengan Uisa ibu dan nilai OR = 0,019, Anemia (P = 0,003) ada hubungan antara IUFD dengan Anemia dan nilai OR = 0,059, Pendidikan (P = 0,119) tidak ada hubungan antara IUFD dengan pendidikan ibu dan nilai OR = 0,0774. Maka dapat disimpulkan bahwa dari empat variabel yang diteliti yang memiliki peluang terbesar yaitu pada factor Usia ibu dengan peluang sebesar 1,875 kali untuk mengalami kehamilan dengan IUFD. Maka dari hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan kepada tenaga kesehatan untuk dapat memberikan penyuluhan tentang usia yang tepat untuk hamil .
DETERMINAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA Deastri Pratiwi; Yuliwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56861/jikkbh.v8i1.89

Abstract

Perilaku merokok remaja semakin mengkhawatirkan. Dari tahun ketahun umur remaja untuk merokok semakin muda. Studi pendahuluan yang dilakukan penulis menunjukkan tujuh dari remaja mengaku pernah merokok. Faktor-faktor yang mempengaruhi remaja untuk merokok antara lain umur, sikap, keadaan psikologis, lingkungan, perilaku merokok orangtua, teman sebaya yang perokok, besarnya uang saku dan paparan iklan rokok. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan crosssectional. Sampel didalam penelitian ini adalah 60 remaja laki-laki. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel sikap, keadaan psikologis, lingkungan, teman sebaya, perilaku merokok orang tua dan uang saku dengan perilaku merokok responden sedangkan hasil lain menunhukkan tidak ada hubungan antara variabel umur responden, dan paparan iklan rokok dengan perilaku merokok responden, Hasil penelitian ini diharapkan dijadikan sebagai salah satu gambaran awal bagi penelitian selanjutnya untuk lebih meneliti secara mendalam mengenai determinan yang berhubungan dengan perilaku merokok remaja untuk mencegah lebih banyak remaja yang menjadi perokok aktif
DETERMINAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI DENGAN KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI Wida Wisudawati; Yuliwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56861/jikkbh.v8i2.101

Abstract

Asupan gizi yang tidak adekuat akan mempengaruhi ketidakteraturan menstruasi pada kebanyakan remaja. Siklus menstruasi menjadi tidak teratur karena disebabkan ketidakseimbangan hormon yang dipicu oleh obesitas. Selain itu keadaan wanita yang kurus menjadi penyebab beberapa masalah kesehatan reproduksi, siklus menstruasi akan terhenti atau menjadi tidak teratur. Siklus menstruasi yang tidak teratur pada remaja dapat mengganggu prestasi belajar, karena ketidakteraturan hormon dalam tubuh dapat menyebabkan remaja rentan mengalami stres, sensitif, dan gangguan psikologis yang mempengaruhi minat belajar serta prestasi di sekolah (Verawaty dan Rahayu, 2014). Maka dari itu, peneliti ingin mengetahui hubungan status gizi remaja putri dengan keteraturan siklus menstruasi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan analitik dengan pendekatan Case Control, yaitu suatu penelitian (survei) analitik yang menyangkut bagaimana faktor resiko dipelajari dengan menggunakan pendekatan retrospective (Notoatmodjo, 2014). Studi kasus control dilakukan dengan mengindentifikasi kelompok kasus dan kelompok control, kemudian secara retrospektif (penelusuran kebelakang) diteliti faktor-faktor resiko yang mungkin dapat menerangkan apakah kasus dan control dapat terkena paparan atau tidak. Penelitian dilakukan di wilayah Kelurahan Bojong Jaya, Penelitian di lakukan pada bulan April-Mei tahun 2022. Besar Sampel yang digunakan pada sampel kasus merupakan total sampling, dan sampel kontrol merupakan populasi dikurang total sampel kasus, dengan perbandingan 1:1 antara kelompok kasus dan kelompok kontrol, sehingga total responden 66 orang, terdiri dari 33 kelompok kasus dan 33 kelompok Kontrol. Dari hasil penelitian remaja putri yang mengalami menstruasi teratur sebanyak 50% dan tidak teratur 50%, ada hubungan yang signifikan antara indeks masa tubuh dengan keteraturan siklus menstruasi P = 0,011 dan OR 4,457, ada hubungan antara pengetahuan dengan keteraturan siklus menstruasi P = 0,034 dan OR 3,750, ada hubungan antara pendapatan dengan keteraturan siklus menstruasi P = 0,016 dan OR 0,214.
Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Posyandu Yuliwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56861/jikkbh.v9i1.107

Abstract

Anak Usia prasekolah sudah memiliki sifat konsumsi aktif dimana anak sudah mulai bisa memilih makanan apa yang diinginkan. Kurangnya pengawasan orang tua mengenai aktifitas fisik dan pola makan yang tepat dapat menyebabkan anak mengalami masalah status gizi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan pola makan dengan status gizi anak usia prasekolah. Desain penelitian ini menggunakan observational analitik dengan sampel penelitian 50 anak pra sekolah di Posyandu Kelurahan Bojong Jaya Karawaci Tangerang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kueisioner pola makan dan kueisioner. Analisa data menggunakan Uji Spearman’s Rho (p ≤0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak prasekolah berada pada kategori status gizi yang baik sebanyak 36 orang (72%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pola makan dengan status gizi pada anak usia pra sekolah (ρ = 0,040).Status gizi ditentukan oleh kecukupan makanan dan kemampuan tubuh yang mengandung zat gizi untuk kesehatan sehingga diperlukan pola makan yang baik untuk mendapatkan status gizi yang normal. Implikasi dari penelitian ini adalah peran seorang Ibu dalam memberikan makanan dengan gizi yang cukup kepada anak dan tetap berperilaku hidup sehat supaya tumbuh kembang anak lebih baik.