Sayuran merupakan komoditas penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Komoditas ini meiliki keragaman yang sangat luas dan berperan sebagai sumber karbohidrat, vitamin, protein nabati, dan sumber mineral. Di sumatera selatan produksi bawang daun pada tahun 2020 tercatat pada data BPS sebesar 2.835 Ton/tahun dan salah satu penyumbang terbesarnya adalah dusun Tugasari dan sekitarnya. Tentu ini menjadi prioritas bagi para petani mengingat potensi yang sangat besar dari usaha budidaya bawang daun. Menurut salah satu tengkulak bawang daun, kemampuan produksi yang di hasilkan berkisar 2-5 ton/ hari. Kesemuannya itu di distribusikan kepasar-pasar lokal, pasar kabupaten, sampai lintas provinsi salah satunya provinsi lampung. Oleh karena itu, perlu disusun strategi yang tepat dan terencana agar pengembangan agribisnis sayuran terutama bawang daun di Dusun Tugasari memberi kontribusi terhadap peningkatan omset petani bawang daun dan berdampak positif terhadap pembangunan ekonomi nasional. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan potensi produksi bawang daun dan lahan di Dusun Tugasari untuk menyusun strategi pengembangan agribisnus dalam rangkan menciptakan produk yang berkualitas, bernilai tambah, serta mampu meningkatkan omset dan kesejahteraan petani. Ruang lingkup tulisan ini mencakup analisis Swot bawang daun, membangun keterkaitan antar program agribisnis, dan varietas unggul dan perbaikan teknik budidaya, serta prospek dan arah pengembangan agribisnis khususnya bawang daun. Dari ulasan latar belakang diatas maka peneliti mengambil judul penelitian “Analisis Strategi Peningkatan Omset Petani Bawang Daun Dengan Pendekatan Analisis Swot di Dusun Tugasari Kabupaten OKU Timur ”.
Copyrights © 2022