Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses Implementasi Kebijakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Pada Masa Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Di Desa Nanga Tangkit Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi. permasalah dalam penelitian ini yaitu masih kurangnya penataan sumber daya pelaksana BLT Dana Desa, masih kurangnya sosialisasi dan juga BLT Dana Desa yang diberikan tidak tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dalam Penelitian ini yaitu teori O Jones (dalam Agustinus Leo, 2017: 154) yang terdiri dari 3 aktivitas yang harus di perhatikan dalam proses implementasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam Implementasi Kebijakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Di Desa Nanga Tangkit dilihat dari aspek organisasi, interprestasi dan aplikasi atau penerapan yaitu: 1) pengorganisasian pelaksana dan sumber daya manusia masih kurang efektif, 2) interprestasi yang dilakukan masih kurang optimal di tandai dengan masih rendahya pemahaman masayarakat tentang isi dan tujuan kebijakan BLT Dana Desa, 3) aplikasi atau penerapan belum terlaksana dengan optimal masih kurangnya pelayanan rutin yang diberikan bagi masyarakat dan masih adanya keluarga penerima manfaat yang tidak menuhi kriteria penerima. Saran penelitian ini adalah melakukan penataan kembali sumber daya pelaksana, mengoptimalkan pembinaan dan pengawasan dalam implementasi BLT Dana Desa sehingga permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan dengan cepat.Kata kunci: Proses, Implementasi, BLT Dana Desa
Copyrights © 2021