Methyl orange merupakan zat warna yang banyak digunakan dalam pewaraan kain dan berbagai bidang lainnya. Methyl orange merupakan zat warna azo karsinogenik yang dapat terlarut dalam air dan juga zat warna ini juga dimetabolismekan menjadi amina aromatik sehingga bersifat stabil memiliki biodegradibilitas yang rendah sehingga sulit untuk menyisihkannya dari larutan cair dengan metode pemurnian atau pengelolaan air biasa. Metode pemurnian yang dapat dilakukan yaitu dengan proses adsorpsi menggunaka adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk membuat adsorben dari limbah ampas teh dengan aktivasi HCl untuk menyerap limbah dari methyl orange dengan menggunakan kolom adsorpsi. Adsorben dari ampas teh dikarakteristikan gugus nya dengan uji FTIR pada sebelum aktivasi, sesudah aktivasi dan setelah adsorpsi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi zat warna terhdap adsorpsi, mengetahui kesetimbangan adsorpsi Langmuir dan Freunderich serta model kinetika adsorpsi model orde satu semu dan orde dua semu. Hasil penelitian yang didapat yaitu efesiensi penyerpan terbaik sebesar 55,579% dan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 0,54 mg/g yang didapat pada adsorben dengan tinggi unggun 16 cm dan konsentrasi sebesar 30 ppm. Sehingga semakin meningkat massa atau tinggi unggun adsorben maka semakin meningkat efesiensi dan kapasitas pemyerapan. Kesetimbangan adsorpsi yang sesuai yaitu isotherm Freundlich dengan nilai koefesien korelasinya (R2) sebesar 0,997. Untuk model kinetika yang menggambarkan lebih tepat pada model orde dua semu.
Copyrights © 2022