Fenomena gempa merupakan gejala alam yang sangat berpengaruh terhadap bangunan, terutama pada bangunan tinggi. Perencanaan struktur bangunan gedung tahan gempa sangat penting di Indonesia, mengingat sebagian besar wilayahnya terletak dalam wilayah gempa dengan intesitas sedang hingga tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui letak ideal penempatan dinding geser dan untuk mengetahui keandalan struktur gedung asimetris dengan dinding geser terhadap beban gempa dengan analisis pushover.Penelitian ini menunjukan bahwa dari 5 Layout penempatan dinding geser terdapat satu yang paling ideal yaitu Layout 5, di mana penempatan dinding geser terletak pada kedua sumbu X dan Y secara teratur di bagian sisi dalam gedung, yang ditandai dengan terjadinya penurunan waktu getar alami fundamental sebesar 51,49% dari waktu getar alami fundamental yang dihasilkan dari SRPMK, dan nilai simpangan antar lantai yang terjadi pada layout 5 di anggap memenuhi persyaratan SNI 03-1726-2012 pasal 7.9.3 dimana ∆i < ∆α yaitu ∆i < 40 mm. Layout 5 kombinasi 3 sebesar 26,06 mm, 28,30 mm pada kombinasi 4, 20,55 mm pada kombinasi 5 dan 22,54 mm pada kombinasi 6. Kinerja struktur beton bertulang tahan gempa dengan Analisa pushover pada Layout 5. Pertama, perpindahan hasil pushover maksimum (δmax) arah XZ yaitu step 6 lebih kecil dari target perpindahan (δt) dengan angka 71,57 mm < 208,63 mm. Kedua (δmax) arah YZ yaitu pada step 4 kecil dari target perpindahan (δt) dengan angka 28,31 mm < 208,63 mm. Ketiga Evaluasi pada arah XZ dalam masih keadaan aman karena δmax
Copyrights © 2020