Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
Vol 12 No 2 (2022)

STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH DAN AIR BUANGAN PADA PEMBANGUNAN GEDUNG AUDITORIUM UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Nadiva Salsabila Rahmawati (Universitas Islam Malang)
Eko Noerhayati (Universitas Islam Malang)
Anita Rahmawati (Universitas Islam Malang)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2022

Abstract

Instalasi distribusi air sering kali ditemukan kurangnya tekanan air khususnya pada gedung tinggi, mengakibatkan debit yang kecil pada aliran air terutama pada lantai teratas bangunan. Hal ini disebabkan tekanan air yang dibawah tekanan minimum, sehingga pada perancangan sistem distribusi air dibutuhkan sistem distribusi yang sesuai dengan jenis bangunan mulai dari penampung air (Ground water tank / Roof tank) hingga sistem pemipaan agar tekanan dan debit pengaliran air bersih pada setiap lantai dapat terpenuhi. Studi alternatif perencanaan dilakukan. Teknik yang digunakan dalam perencanaan distribusi air pada Gedung Auditorium Universitas Brawijaya yaitu teknik perhitungaan disain manual dan mengevaluasi desain menggunakan aplikasi Pipe Flow Expert. Hasil perhitungan dalam studi alternatif ini didapatkan debit kebutuhan air bersih adalah atau  dan debit air buangan yang dihasilkan yaitu . Kapasitas efektif Penampung air bawah (Ground Water Tank) untuk air bersih CWT  dan kapasitas RWT adalah . Kapasitas efektif penampung air atas (Roof Tank) adalah  Kapasitas efektif bak ekualisasi . Sistem distribusi air bersih menggunakan pipa PPR dan pada sistem pembuangan menggunakan pipa PVC AW. Hasil evaluasi desain menggunakan software pipe flow expert menunjukkan v < 2 m/s, hal ini menunjukan bahwa desain dapat digunakan pada lapangan dan aman.Kata Kunci : air bersih, air buangan, ground water tank, roof tankABSTRAKInstalasi distribusi air sering kali ditemukan kurangnya tekanan air khususnya pada gedung tinggi, mengakibatkan debit yang kecil pada aliran air terutama pada lantai teratas bangunan. Hal ini disebabkan tekanan air yang dibawah tekanan minimum, sehingga pada perancangan sistem distribusi air dibutuhkan sistem distribusi yang sesuai dengan jenis bangunan mulai dari penampung air (Ground water tank / Roof tank) hingga sistem pemipaan agar tekanan dan debit pengaliran air bersih pada setiap lantai dapat terpenuhi. Studi alternatif perencanaan dilakukan. Teknik yang digunakan dalam perencanaan distribusi air pada Gedung Auditorium Universitas Brawijaya yaitu teknik perhitungaan disain manual dan mengevaluasi desain menggunakan aplikasi Pipe Flow Expert. Hasil perhitungan dalam studi alternatif ini didapatkan debit kebutuhan air bersih adalah atau  dan debit air buangan yang dihasilkan yaitu . Kapasitas efektif Penampung air bawah (Ground Water Tank) untuk air bersih CWT  dan kapasitas RWT adalah . Kapasitas efektif penampung air atas (Roof Tank) adalah  Kapasitas efektif bak ekualisasi . Sistem distribusi air bersih menggunakan pipa PPR dan pada sistem pembuangan menggunakan pipa PVC AW. Hasil evaluasi desain menggunakan software pipe flow expert menunjukkan v < 2 m/s, hal ini menunjukan bahwa desain dapat digunakan pada lapangan dan aman.Kata Kunci : air bersih, air buangan, ground water tank, roof tank

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

ft

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science Transportation

Description

Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua ...