ETNOHISTORI: Jurnal Kebudayaan dan Kesejarahan
Vol 9, No 1 (2022)

KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT TERNATE DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA TERNATE

HUDAN IRSYADI (Unknown)
FARIDA MARICAR (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Apr 2022

Abstract

Studi ini akan mendiskusikan Kearifan Lokal Masyarakat Ternate dalam Kebijakan Pemerintah Kota Ternate. Fakus dalam studi ini adalah untuk melihat sejauah turunan dari sebuah kebijakan yang diimplementasikan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Walikota (Perwali). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan analisis deskripsi kental (thick description), yang bertujuan mengkaji nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Ternate yang terimplementasi dalam kebijakan pemerintah Kota Ternate.Temuan dalam penelitian ini menyebutkan terkait Peraturan-peratuan Daerah (Perda) Pemerintah Kota Ternate dan Peraturan Walikota (Perwali) Ternate. Kearifan lokal adalah ciri khas dan nilai budaya dalam suatu masyarakat lokal yang diturunkan dari generasi ke generasi dan dipercayai sebagai bagian dari identitas. Oelnya itu, masyarakat Ternate umumnya menyebut dengan kebudayaan daerah. Dalam sejarah, wilayah Ternate merupakan sebuah kerajaan Islam yang tentunya mempunyai nilai-nilai budaya yang berkembang luas di masyarakat. Semisal pepatah atau petitih yang termanifestasi dalam dolabololo, dalil tifa, dalil, moro, tamsil atau pun juga pada cerita rakyat masyarakat Ternate. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi terkait pentingnya fungsi kearifan lokal atau kebudayaan dalam suatu pembangunan daerah, yang selanjutnya dibijaki dalam sebuah peraturan daerah atau regulasi. Kata Kunci: kearifan lokal, masyarakat Ternate, kebijakan, pemerintah daerah

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

etnohis

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal ETNOHISTORI adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dengan tujuan turut serta mengembangkan ilmu Antropologi dan ilmu Sejarah di Indonesia. Karena itu, Redaksi Jurnal ETNOHISTORI menerima karangan dalam kedua ranah disiplin ilmu tersebut. Karangan dapat bersifat ulasan teoritis, refleksi ...