Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kecerdasan interpersonal siswa kelas X, peran guru BK kelas X, dan faktor penghambat guru BK untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa kelas X di SMA Al-Ulum Medan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik yang digunakan peneliti ini adalah: Observasi, Wawancara Mendalam (Indepth Interview), Dokumentasi. Dengan analisis data dilakukan melalui tiga (3) tahapan proses yaitu: Reduksi data, Penyajian data Kesimpulan. Untuk penjaminan keabsahan data penulisan mengunakan teknik Triangulasi yang dilakukan dengan jalan: Membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) Kecerdasan interpersonal siswa kelas X berbeda-beda, ada 17 siswayang mengalami masalah kecerdasan interpersonal dengan karakteristik sulit bergaul, tidak perduli saat guru/ temannya berbicara, berhubungan tidak baik dengan orang lain, egois/ mau menang sendiri dan sulit diajak bekerja sama, (2) Guru BK berperan meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa kelas X melalui layanan klasikal, layanan bimbingan kelompok, dan layanan bimbingan pribadi (face to face), (3) Faktor penghambat guru BK untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa kelas X adalah sedikitnya jam guru BK, kurangnya tenaga BK dan kurangnya minat siswa terhadap materi BK. Kata Kunci : Peran Guru Bimbingan dan Konseling, Kecerdasan Interpersonal
Copyrights © 2022