Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis dan rasa percaya diri siswa yang dilakukan di SMA di Kota Serang. Diperkuat dari hasil studi lapangan yang menunjukkan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa dan didukung oleh kepercayaan diri siswa yang sangat kurang. Oleh karena itu, peneliti menerapkan strategi lain dalam pembelajaran, yaitu menerapkan pembelajaran kooperatif Time Token Arends untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan rasa percaya diri siswa. Setelah dilakukan penelitian, mulai dari pengambilan sampel sampai dengan pengolahan data, dengan metode yang digunakan yaitu kuasi eksperimen cluster random sampling, yang dihasilkan berdasarkan tujuan penelitian, antara lain: 1) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif Time Token Arends lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; 2) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif Time Token Arends pada kelompok siswa berkemampuan tinggi lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; 3) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif Time Token Arends pada kelompok siswa berkemampuan sedang lebih baik daripada siswa mendapatkan pembelajaran konvensional;4) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif Time Token Arends pada kelompok siswa berkemampuan rendah tidak lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; 5) peningkatan rasa percaya diri siswa yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe Time Token Arends lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.Kata kunci : Kemampuan komunikasi matematis , Percaya diri , Time Token Arends .
Copyrights © 2022