Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran PARMI dan ketercapaian target pembelajaran mata kuliah Kritik Sastra di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat komponen, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, dan melalui dua siklus. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester V C tahun akademik 2020/2021. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket, tes, dan pedoman penilaian. Teknik analisis yang digunakan berupa teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap siklus mengalami peningkatan setelah digunakan metode PARMI. Hal ini terlihat setelah dilakukan tindakan dengan menggunakan model pembelajaran PARMI pada siklus I mahasiswa mulai memiliki pengalaman dan pengetahuan setelah melakukan tahap atensi dan retensi ditambah motivasi dengan menyimak video penjelasan dari youtube dan contoh kritik sastra dari buku elektronik. siklus II dengan tambahan adanya pemberian motivasi berupa pemaparan manfaat menulis kritik sastra serta diadakannya lomba kritik sastra antar kelas. Dari kategori lima juara dari kelas C masuk dua orang mahasiswa yang menjadi juara 3 dan 5. Artinya penerapan model pembelajaran PARMI dalam mata kuliah kritik satra ini efektif meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa. Abstract This study aims to describe the application of the PARMI learning model and the achievement of learning targets for the Literary Criticism course at the Indonesian Language Tadris Department, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The type of research used is Classroom Action Research (CAR) which consists of four components, namely planning, action, observation, reflection, and through two cycles. The subjects of this research are students of semester V C academic year 2020/2021. The research instruments used were questionnaires, tests, and assessment guidelines. The analysis technique used is in the form of qualitative and quantitative analysis techniques. The results showed that each cycle increased after the PARMI method was used. This can be seen after taking action using the PARMI learning model in cycle I, students begin to have experience and knowledge after carrying out the attention and retention stages plus motivation by listening to explanatory videos from YouTube and examples of literary criticism from electronic books. cycle II with the addition of providing motivation in the form of exposing the benefits of writing literary criticism and holding a literary criticism competition between classes. From the category of five winners from class C, two students won 3rd and 5th place. This means that the application of the PARMI learning model in this literary criticism course is effective in improving students' writing skills.
Copyrights © 2022