Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengukur hasil keterampilan vokasional pengomposan sampah organik melalui metode pembelajaran berbasis proyek pada anak tunarungu kelas X SLB Negeri Batubara. Penelitian ini dilaksanakan bekerja sama dengan guru keterampilan dan kegiatan dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan II, setiap siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil belajar pada siklus I, nilai yang diperoleh AH dari pertemuan pertama sampai pertemuan keempat adalah 46,6%, 50%, 50% dan 53,3%. Sedangkan MR mendapat skor 50%, 46,6%, 53,3%, dan 56,6%, sedangkan DA mendapat skor 46,6%, 53,3%, 56,6%, dan 60% . Sedangkan pada siklus II, kemampuan anak mengolah sampah meningkat nilai yang diperoleh AH dari pertemuan pertama sampai pertemuan keempat yaitu sebesar 60%, 73,3%, 86,6% dan 93,3%. Sementara itu, MR mendapat skor 70%, 86,6%, 90%, dan 96,6%, sedangkan DA mendapat skor 73,3%, 86,6%, 93,6%, dan 96,6% . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan profesional mengolah sampah organik menjadi kompos pada anak tunarungu kelas X SLB Negeri Batubara.
Copyrights © 2022