Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil jenis kesulitan yang dialami siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi pecahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatitif deskriptif. Instrumen yang digunakan oleh peneliti yaitu tes materi pecahan dalam bentuk soal cerita yang dikonfirmasi melalui wawancara. Sebanyak 18 siswa kelas V di sekolah dasar yang mengerjakan tes, dan 5 orang ditindaklanjuti dalam wawancara sebagai bagian dari triangulasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) siswa yang mengalami kesulitan memahami penjelasan dan maksud soal sebanyak 25,45%; (b) siswa yang mengalami kesulitan memahami konsep sebanyak 25,96%; (c) siswa yang mengalami kesulitan memahami simbol sebanyak 33,65%; (d) siswa yang mengalami kesulitan dalam berhitung sebanyak 51,93%; dan (e) jika siswa sudah mengalami kesulitan pada memahami maksud dan penjelasan soal maka siswa juga akan mengalami kesulitan pada jenis kesulitan lainnya atau pada tahapan selanjutnya.
Copyrights © 2022