Attoriolong
Vol 20, No 2 (2022): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah

Masyarakat Maritim di Desa Lantang Peo Kepulauan Tanakeke Kab Takalar: Kajian Sejarah Sosial Ekonomi Nelayan Rumput Laut, 1959-2019.

M. Nur Aidil Fitri (Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNM)
Ahmadin Ahmadin (Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNM)
Muh.Rasyid Ridha (Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNM)



Article Info

Publish Date
25 Oct 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang terbentuknya masyarakat maritim, kondisi sosial dan ekonomi, dinamika yang terjadi pada masyarakat di Lantang Peo. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan yaitu: heuristik (pengumpulan data atau sumber), kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa: (1) Terbentuknya pemukiman dan sebuah sistem Masyarakat di Lantang Peo yang terjadi pada dua fase. (2) Kehidupan Sosial-Ekonomi pada masyarakat Lantang Peo sebagai nelayan, penebang pohon bakau hingga pembudidaya rumput laut. (3) dinamika yang terjadi pada masyarakat di Lantang Peo yang terjadi pada tahun 1959-1970, masyarakat nelayan masih bersifat tradisional. Sedangkan pada tahun 1980-1990 masyarakat nelayan sudah melakukan moderenisasi. Selanjutnya tahun 2000-2019 masyarakat bertransformasi dari nelayan ke pembudidaya rumput laut.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

Attoriolong

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Attoriolong diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNM. Jurnal Attoriolong memuat tulisan yang terkait dengan Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan. dipublikasikan dua kali dalam setahun, pada bulan Januari dan ...