Diperlukan manajemen waktu untuk memastikan proyek selesai tepat pada waktunya. Akibat kegagalan menerapkan manajemen waktu yang efektif sering menyebabkan non-excusable (penundaan) yang disebabkan oleh kesalahan kontraktor pada pelaksanaan proyek. Sehingga perlu diteliti faktor faktor apa yang menjadi kendala dalam penerapan manajemen waktu pada PT. Syarif Maju Karya yang mengerjakan proyek Pembangunan Gedung Rektorat dan Auditorium Akademi Parawisata Medan. Pada penelitian ini dibutuhkan dua jenis data, yaitu merupakan data primer. Analisa jaringan kerja dilakukan dengan menggunakan metode Bagan Balok (Bar/Gantt Chart). Penggunaan manajemen waktu yang tepat, praktis, cepat dan aman sangat membantu dalam penyelesaian pekerjaan pada suatu proyek konstruksi. Dalam pelaksanaan proyek ini secara keseluruhan pihak kontraktor dikatakan mampu menyelesaikan proyek sesuai dengan jadwal yang sudah disusun. Meski pihak kontraktor mengalami keterlambatan ditengah pekerjan minggu ke-17 sampai dengan minggu ke-24 sebelumnya dapat diperbaiki sehingga pada dakhir pekerjaan struktur minggu ke-34 realisasi pekerjaan mencapai 99,97%, sedangkan dalam perencanaan yang diharapkan selesai pada bulan ke-34 adalah 99,82%. Kondisi ini ditingkatkan dan dipertahankan pihak kontraktor, sehingga proyek selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan di time schedule.
Copyrights © 2022