Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan media aplikasiEducation Games berbasis budaya lokal dalam meningkatkan kemampuan disiplinpada anak usia dini. Penelitian dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakankelas dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan analisis model interaktif dandeskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes, pengamatan, danobservasi studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melaluipenerapan media aplikasi Education Games berbasis budaya lokal yaitu tokenekonomi yang berupa bonus/hadiah. Manajemen pendidikan sangat penting di tiaptiap institusi pendidikan dari tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi. Denganmanajemen pendidikan akan dapat diketahui cara-cara konstruksi yang efektif danefisien guna membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.Meningkatkan disiplin sumber daya manusia harus dibangun sejak anak usia dini.Disiplin merupakan perilaku sumber daya manusia yang berkualitas danberkarakter. Sebab itu, Presiden Soekarno pernah menggagas membangun sumberdaya manusia Indonesia melalui nation and character building.Konsep Presiden Soekarno tersebut akhir-akhir banyak dibicarakan olehahli-ahli pendidikan dengan merumuskan manajemen pendidikan yang lebihmanusiawi sesuai dengan psikologi pendidikan generasi milenial bangsa Indonesiayang dinamis dan agresif agar dapat bersaing dalam pergaulan bangsa-bangsa didunia dan dapat memiliki nilai tawar dan jual yang tinggi. PAUD merupakanpendidikan usia anak dini yang lebih menekankan pada disiplin anak didik.Beberapa konsep termasuk konsep mengenai metode token ekonomi yangdiberlakukan pada tingkat anak usia dini guna meningkatkan disiplin anak didik.Pemberian reward melalui metode token ekonomi diharapkan oleh manajemenpendidikan tingkat disiplin anak usia dini berhasil secara efektif.Institusi PAUD menerapkan metode token ekonomi tersebut biasanyamemberikan hadiah atau bonus kepada siswa yang perilaku disiplinnya menjadicontoh bagi siswa yang lain. Misal contoh, siswa A ini setiap selesai bermain selalumembereskan alat-alat bermainnya di tempat semula dengan rapih dan teratur, tidakacak-acakan dan berserakan di mana-mana. Biasanya guru (pendidik) memberikanreward berupa hadiah atau bonus kepada siswa A tersebut usai proses pembelajarandi kelas. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kualitasdan deskriptif, yaitu penulis manfaatkan jurnal-jurnal ilmiah berkala dari beberapaperguruan tinggi lain maupun buku-buku tentang pendidikan anak usia dini sebagailiterature review dalam penulisan ilmiah berkala ini.
Copyrights © 2020