Guru PAUD memiliki posisi strategis karena sifat, karakter danattitude yang lekat dalam diri anak usia dini sangat dipengaruhi olehseorang guru. Dalam ajaran Al-Qur’an banyak disebut tentang perempuan.Mereka sebagai seorang “ibu” karena dianggap seperti satu paketpekerjaan dengan mengandung dan melahirkan. Sehingga guru PAUDkebanyakan didominasi oleh perempuan.Tipe gender secara tradisional biasanya mencerminkan pendapatmasyarakat mengenai kemampuan, minat, perangai dan perilaku manasaja yang dianggap sesuai untuk laki-laki atau disebut maskulin dan yangdianggap sesuai bagi perempuan atau disebut feminim. Kebanyakanperempuan digambarkan dengan kelembutan dan kasih sayang. Adapepatah, “kasih ibu sepanjang jalan, kasih bapak sepanjang galah”. Sebabitu, dominasi perempuan sebagai guru PAUD tidak bisa dihindari dandielakkan.Ternyata persoalan gender berpotensi untuk menimbulkan konflikdan perubahan sosial, karena sistem patriarki yang berkembang luasdalam berbagai masyarakat menempatkan perempuan pada posisi yangtidak diuntungkan secara kultural dan struktural, sementara gender tidakhanya terbatas dalam pembedaan jenis kelamin saja. Akan tetapi, kaumperempuan justru mendominasi sebagai tenaga pengajar (guru) PAUD.
Copyrights © 2020