Fase remaja merupakan tahapan transisi dari fase anak-anak menuju fase dewasa. Fase Remaja diwarnai dengan kepribadian dan lingkungan yang berkembang juga adanya krisis ciri-ciri. Pada tahapan ini, keluargalah yang memiliki kiprah yang sangat krusial. Keluarga merupakan lingkungan pertama kali berpengaruh. Penelitian yang memiliki tujuan untuk mengetahui fungsi keluarga dan komunikasi dalam keluarga berdasarkan teori family assessment device ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 81 mahasiswa yang merupakan remaja akhir rentang 19 - 22 tahun. Melalui teknik pencarian data informasi lapangan, wawancara, dan studi pustaka diperoleh hasil aspek problem solving, communication, roles, affective responsiveness, affective involvement, behavior control, general functioning pada remaja berada pada posisi cukup sesuai dan sangat sesuai yaitu 77,47% - 81,73%. Dengan teknik analisis naratif dapat disimpulkan bahwa struktural dan organisasional serta pola transaksi dalam keluarga dapat menggambarkan fungsi keluarga pada remaja.
Copyrights © 2022