Analisi hasil pengereman dalam kajian ini menggunakan salah satu jenis tapak ban simetris, yaitu blok simetris 2-way direction. Selain itu peneliti menerapkannya pada sistem rem jenis non-ABS dan ABS. Analisis ini ditujukan untuk melihat dampak pengereman pada tapak ban jenis simetris agar dapat menjadi refensi para pengendara dan praktisi dalam penggunaan jenis tapak ban ini. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan memanfaatkan braking test bench tipe quarter car model. Data yang dihasilkan oleh braking test bench berupa tabulasi data dan grafik kecepatan linier roda, kecepatan kendaraan, dan waktu yang dibutuhkan untuk pengereman. Hasil analisis yang didapat adalah penggunaan tapak ban jenis simetris masih nyaman dan aman meski terdapat perbedaan kondisi slip yang dihasilkan pada penerapan sistem rem non-ABS dan ABS. Jadi, faktor utama yang menentukan keselamatan saat berkendara masih dipengaruhi oleh gaya mengemudi pengendara.
Copyrights © 2022