Pendidikan Bahasa Indonesia
Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia

KEMISKINAN DALAM NOVEL TAK PUTUS DIRUNDUNG MALANG KARYA SUTAN TAKDIR ALISJAHBANA PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA

-, Micania - ( Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat)



Article Info

Publish Date
02 May 2015

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal. Pertama, novel Tak Putus Dirundung Malang karya Sutan Takdir Alisjahbana merupakan novel angkatan Pujangga Baru. Kedua, dalam novel Tak Putus Dirundung Malang karya Sutan Takdir Alisjahbana ini tergambar keadaan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Ketiga, dalam novel Tak Putus Dirundung Malang karya Sutan Takdir Alisjahbana, tergambar jelas bahwa para tokoh hidup dalam kemiskinan, hal tersebut dibuktikan dengan ketidakmampuan Jepisah membayar jasa seorang dukun yang bernama nenek Zalekah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kemiskinan dan faktor yang menyebabkan kemiskinan dalam novel Tak Putus Dirundung Malang karya Sutan Takdir Alisjahbana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa bentuk kemiskinan yang terdapat dalam novel Tak Putus Dirundung Malang karya Sutan Takdir Alisjahbana adalah kekurangan materi, kekurangan penghasilan, dan kesulitan memenuhi kebutuhan sosial dan faktor yang menyebabkan kemiskinan dalam novel Tak Putus Dirundung Malang karya Sutan Takdir Alisjahbana adalah faktor individual, faktor sosial, dan faktor kultural.

Copyrights © 2014