Beberapa industri manufaktur dianggap masih berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan mengabaikan aspek sosial, serta lingkungan. Hal ini membutuhkan peranan karyawan dalam bentuk perilaku pro-lingkungan secara sukarela (OCB-E). Salah satu anteseden OCB-E pada industri manufaktur adalah Environmental Transformational Leadership (ETL). Penelitian ini bertujuan mengetahui terdapat atau tidak terdapatnya pengaruh persepsi ETL terhadap OCB-E bagi karyawan industri manufaktur di Sulawesi Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian non-experimental dengan pengujian korelasi antara variabel. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan skala ETL (Robertson, 2017) dan OCB-E (Boiral & Paillé, 2012). Hasil uji hipotesis (regresi linear sederhana) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh ETL terhadap OCB-E bagi karyawan industri manufaktur di Sulawesi Selatan dengan R2 = 0,29 dan p< 0,001. Dengan demikian, pemimpin dengan ciri ETL memiliki peranan penting bagi perilaku pro-lingkungan secara sukarela (OCB-E).
Copyrights © 2022