Penelitian ini dilatarbelakangi oleh (1) metode mengajar yang digunakan guru kurang menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. (2) metode mengajar kurang variatif. (3) siswa kurang terlibat secara aktif dalam belajar. (4) siswa jarang dilatih untuk menulis. Berdasarkan observasi awal terlihat bahwa kurangnya kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi sugestif, terlihat pada hasil karangan siswa sebelum diberikan model pembelajaran tipe TPS berada pada kualifikasi kurang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS terhadap Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas X SMAN 1 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman ditinjau dari segi alur, latar, dan penokohan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini siswa kelas X SMAN 1 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman yang betjurnlah 108. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik proposional random sampling, yaitu 27 orang siswa. Data dikurnpulkan dengan menggunakan tes unjuk ketja dalam menulis paragraf narasi sugestif . Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut Pertama, keterampilan menulis karangan narasi sugestif sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS memperoleh rata-rata 42,7. Kedua, keterampilan menulis karangan narasi sugestif sesudah diberikan model pembelajaran yakni model pembelajaran kooperatif tipe TPS, diperoleh rata-rata 82,64. Ketiga, model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada keterampilan menulis karangan narasi sugestif sebelum TPS dan sesudah TPS terdapat pengaruh secara signifikan. Hal tersebut diketahui bahwa keterampilan menulis karangan narasi sugestif sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatiftipe TPS lebih baik hasilnya jika dibandingkan dengan keterampilan menulis karangan narasi sugestif sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatiftipe TPS.
Copyrights © 2014