Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru bahasa Inggris terhadap penggunaan bahan ajar berupa materi otentik dan melihat sejauh mana materi ini digunakan dalam proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru bahasa Inggris yang mengajar di SMA Pertiwi 1 Padang, Sumatra Barat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan technique purposive sampling yakni mengambil seluruh guru yang berjumlah enam orang sebagai responden.Dari hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa bahan ajar yang paling sering guru gunakan dalam mengajar reading adalah created material yang sumbernya dari LKS dan buku paket dan penggunaan materi otentik itu sendiri adalah pada saat pre teaching, whilst teaching dan dijadikan bahan untuk penugasan siswa. Kemudian, hasil perhitungan skor angket guru menghasilkan total persentase adalah 85.4 %. Yang masing-masing persentase indikatornya adalah suitable of content: 90.6%, presentation : 83.3%, readibility : 78.1%, exploitability : 81.25%, culture : 81.25%, currency : 90.6% dan challenge : 92.7%. Jadi, dari tujuh indikator materi otentik diatas, peneliti berkesimpulan bahwa persepsi guru dalam penggunaan materi otentik manunjukkan persepsi yang sangat baik dan guru sependapat bahwa materi otentik dapat dijadikan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa
Copyrights © 2014