Pendidikan Bahasa Indonesia
Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia

PENGGUNAAN PEMARKAH KOHESI GRAMATIKAL DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN

Ayu, Fitri - ( Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat)



Article Info

Publish Date
02 May 2015

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertama, masih banyaknya siswa yang belum dapat menempatkan penggunaaan pemarkah kohesi gramatikal dalam menulis karangan narasi sehingga karangan narasi siswa tersebut tidak berdasarkan pola urutan waktu dan tempat atau tidak kronologis. Kedua, siswa tidak menggunakan diksi yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk penggunaan pemarkah kohesi gramatikal dalam karangan narasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian tentang penggunaan pemarkah kohesi gramatikal dalam karangan narasi siswa kelas X, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pemarkah kohesi gramatikal ditemukan sebagai berikut. Pertama, penggunaan pemarkah referensi (pengacuan) sebanyak 374 pemarkah. Kedua, penggunaan pemarkah subsitusi (penyulihan) sebanyak 5 pemarkah.Ketiga, penggunaan pemarkah elipsis (pelesapan) sebanyak 29 pemarkah. Keempat, penggunaan pemarkah konjungsi (penghubung) sebanyak 657 pemarkah. Penggunaan pemarkah kohesi gramatikal yang dominan digunakan siswa dalam karangan narasi adalah penggunaan pemarkah konjungsi sebanyak 657 pemarkah.

Copyrights © 2014