Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang melibatkan seseorang dalam upaya memperoleh pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai positif dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar. Pembelajaran dapat melibatkan dua pihak, yaitu siswa sebagai subyek maupun obyek pembelajaran dan guru sebagai fasilitator. Oleh karena itu, guru harus dapat memanfaatkan berbagai sumber atau alat belajar, agar lebih baik memotivasi siswa dalam proses pembelajaran. Pembelajaran harus didesain sedemikian rupa, agar pembelajaran dapat memacu belajar peserta didik menjadi lebih aktif dan berpusat pada peserta didik, maka diperlukan strategi, sumber belajar, model, dan tidak kalah penting adalah metode pembelajaranPembelajaran fikih di kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Ma’arif 04 Sidomulyo Pacitan, pembelajarannya terkesan monoton karena guru dominan menggunakan metode ceramah pada saat mengajar. dari hal ini berakibat pada peserta didik, mereka begitu kurang antusias, siswa terlalu pasif dalam proses belajar mengajar yang pada akhirnya menjadikan siswa menyepelekan pelajaran, pada akhirnya siswa banyak yang ngantuk dan ngobrol sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Berdasarkan uraian di atas, diambil kesimpulan (1) Langkah-langkah pembelajaran sudah sesuai dengan yang ada di RPP, namun pada praktiknya di dalam kelas tidak diterapkan, melainkan penyampaian materi tersebut dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab yang pasif tanpa ada kegiatan diskusi yang melibatkan siswa untuk aktif. (2) Metode yang digunakan guru dalam mengajar fikih di kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Ma’arif 04 Sidomulyo menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan pengulangan. (3) Problematika yang dihadapi guru pada saat menerapkan metode pembelajaran fikih di kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Ma’arif 04 Sidomulyo guru yang belum bisa sepenuhnya memahami karakter siswa yang menjadikannya bingung dalam menerapkan metode.
Copyrights © 2022