Hasil belajar kognitif salah satu aspek yang diperoleh dalam proses pembelajaran. Untuk mengetahui pengetahuan peserta didik dilakukan uji kemampuan kognitif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik dan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang belajar dengan menggunakan model problem based learning berbantuan PhET dengan model problem based learning. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu quasi eksperimen “nonequievalent control group design” dengan model prettest posttest control group design. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh kelas X IPA di SMA Negeri 1 Tambang tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 90 peserta didik dengan sampel 59 peserta didik yang terdiri dari X IPA 1 sebagai kelas kontrol dan X IPA 2 sebagai kelas eksperimen. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar kognitif materi usaha dan energi yang terdiri dari 20 soal objektif. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif berupa daya serap dan analisis inferensial berupa uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sample t test dan independent sample t test dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya serap pada kelas eksperimen lebih meningkat dari pada kelas control dan terdapat perbedaan hasil belajar kognitif melalui model problem based learning berbantuan PhET lebih baik dari pada model problem based learning.
Copyrights © 2022