Pembelajaran Bahasa Arab khususnya di wilayah Kalimantan Tengah sangat jauh berbeda dari pembelajaran Bahasa Arab di wilayah pulau Jawa, hal ini dikarenakan baground etnis masyrakat Kalimantan mayoritas bersuku Dayak, serta hanya sedikit yang mempelajari Bahasa Arab sebagai pembelajaran Bahasa asing. Pada penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan mufrodat Bahasa Arab sebagai Bahasa kedua pada mahasiswa suku Dayak di prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia UPR. Dan pada penulisan artikel ini mengungkapkan perspektif siswa terkait pembelajaran Bahasa Arab. Metode penelitian pada penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan datanya melalui observasi dan wawancara, kemudian Teknik analisis datanya, menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan digunakan sebagai upaya menyempurnakan efektivitas dari pemerolehan serta pembelajaran bahasa Arab khususnya untuk tingkat mubtadi
Copyrights © 2022