Fasich Nur Firdaus
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Butir Soal Ujian Tengah Semester Bahasa Arab Kelas XII di SMA Al-Izzah IIBS Malang Ramadhan, Rachmad; Firdaus, Fasich Nur
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/tsaqofiya.v4i1.49

Abstract

The focus of this research is to analyze the odd mid-semester exams for Arabic subjects for class X-IPS students at SMA Al-Izzah IIBS Malang in 2020-2021. The goal, so that Arabic language teachers are able to make good measuring tools in measuring student understanding, this study uses a qualitative approach through interviews, observations, documentation with data collection models obtained from student question sheets. then reduce the data, present the data, and draw conclusions to be presented as the final conclusion. To strengthen the data that has been found, the researcher applies triangulation as a technique for testing the validity of the data. The results showed: (1) by reducing the data, presenting the data, and drawing conclusions to be presented as the final conclusion. To strengthen the data that has been found, the researcher applies triangulation as a technique of testing the validity of the data. (2) on the written test, the type of test applied is a multiple choice test. In this test, there are 25 questions in which each question has 5 answer choices. In the first question the teacher asks questions about understanding. So that students not only know the rules of the Arabic language but also need to understand the meaning of the elements of the Arabic language being studied. In the second question the teacher gives questions that require students to analyze the questions to find answers. In this question, the teacher gives verses of the Qur'an as a sentence to be analyzed and determined through the multiple choices available. And in the third question the teacher gives questions that require students to understand the rules of Arabic. In this question, the teacher asks questions to compose Arabic sentences, but because this question is in the form of multiple choice, students only need to choose the answer asked by the teacher Abstrak fokus penelitian ini adalah menganalisis tengah semester ganjil mata pelajaran bahasa Arab siswa kelas X-IPS di Sma Al-Izzah IIBS Malang tahun 2020-2021. tujuannya, agar pengajar bahasa arab mampu membuat alat ukur yang baik dalam mengukur pemahaman siswa, penelitian ini menggunakan pendekatan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dengan model penumpulan data yang didapatkan dari lembar soal siswa. kemudian mereduksi data-data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan untuk disajikan sebagai kesimpulan akhir. Untuk memperkuat data yang telah ditemukan, peneliti menerapkan triangulasi sebagai Teknik pengujian keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan : (1) dengan mereduksi data-data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan untuk disajikan sebagai kesimpulan akhir. Untuk memperkuat data yang telah ditemukan, peneliti menerapkan triangulasi sebagai Teknik pengujian keabsahan data (2) pada tes tulis, jenis tes yang diterapkan merupakan bentuk tes pilihan ganda. Pada tes tersebut butir soal terdiri dari 25 butir soal yang mana setiap soal memiliki 5 pilihan jawaban. Pada soal pertama guru memberikan pertanyaan tentang pengertian. Sehingga siswa tidak hanya mengetahui ilmu-kaidah bahasa Arab tetapi juga memahami pengertian dari unsur-unsur Bahasa Arab yang dipelajari. Pada pertanyaan kedua guru memberikan pertanyaan yang mengharuskan siswa untuk menganalisis soal untuk mencari jawaban. Disoal tersebut guru ayat al-Qu'an sebagai kalimat untuk dianalisis dan ditentukan melalui pilihan ganda yang tersedia. Dan pada soal ketiga guru memberikan soal yang mengharuskan siswa memahami kaidah-kaidah Bahasa Arab.
Pemerolehan Mufrodat sebagai Bahasa Kedua pada Mahasiswa Suku Dayak Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPR Nor Anisa Siska; Muhammad Adib Farhan; Fasich Nur Firdaus; Muassomah; Misnawati
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i2.34322

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab khususnya di wilayah Kalimantan Tengah sangat jauh berbeda dari pembelajaran Bahasa Arab di wilayah pulau Jawa, hal ini dikarenakan baground etnis masyrakat Kalimantan mayoritas bersuku Dayak, serta hanya sedikit yang mempelajari Bahasa Arab sebagai pembelajaran Bahasa asing. Pada penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan mufrodat Bahasa Arab sebagai Bahasa kedua pada mahasiswa suku Dayak di prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia UPR. Dan pada penulisan artikel ini mengungkapkan perspektif siswa terkait pembelajaran Bahasa Arab. Metode penelitian pada penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan datanya melalui observasi dan wawancara, kemudian Teknik analisis datanya, menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan digunakan sebagai upaya menyempurnakan efektivitas dari pemerolehan serta pembelajaran bahasa Arab khususnya untuk tingkat mubtadi
MEMBANGUN KARAKTER ISLAMI ANAK DI PANTI ASUHAN AL-MUSTHOFA MELALUI KEGIATAN MENGAJI, KISAH NABI, PERPUSTAKAAN MINI, DAN POHON HARAPAN Fasich Nur Firdaus
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Islamic character education plays a crucial role in shaping children's morals, ethics, and behavior, especially for those living in orphanages. Orphaned children often face limitations in access to education and family guidance, making it necessary to implement effective and interactive learning methods to instill Islamic values. This study aims to analyze the effectiveness of Islamic character education programs at Al-Musthofa Orphanage through activities such as communal Quran recitation, listening to prophetic stories, reading books from a mini library, and writing hopes on a "tree of hope." This research employs a qualitative case study approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that Quran recitation activities enhance children's ability to read and understand the Quran, listening to prophetic stories helps them emulate the attitudes and behaviors of the Prophet, the mini library fosters an Islamic literacy culture, and the tree of hope provides motivation and optimism for the children in facing the future. The study concludes that experience-based and participatory learning methods are effective in building Islamic character among orphaned children. Therefore, similar approaches can be implemented in other orphanages to enhance Islamic character education on a broader scale. Further research is recommended to explore the long-term impact of this program and to develop technology-based methods as tools for Islamic character education. Keywords: Islamic Character Education, Orphanage, Quran Recitation, Prophetic Stories, Mini Library, Tree of Hope Abstrak Pendidikan karakter Islami memiliki peran penting dalam membentuk moral, etika, dan akhlak anak-anak, terutama bagi mereka yang tinggal di panti asuhan. Anak-anak panti asuhan sering kali menghadapi keterbatasan dalam akses pendidikan dan bimbingan keluarga, sehingga diperlukan metode pembelajaran yang efektif dan interaktif untuk menanamkan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pendidikan karakter Islami di Panti Asuhan Al-Musthofa melalui kegiatan mengaji bersama, mendengarkan kisah Nabi, membaca buku dari perpustakaan mini, serta menuliskan harapan di pohon harapan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan mengaji bersama meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, mendengarkan kisah Nabi membantu anak-anak meneladani sikap dan perilaku Rasulullah, perpustakaan mini menumbuhkan budaya literasi Islami, serta pohon harapan memberikan motivasi dan optimisme bagi anak-anak dalam menghadapi masa depan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran berbasis pengalaman dan partisipatif terbukti efektif dalam membangun karakter Islami pada anak-anak panti asuhan. Oleh karena itu, pendekatan serupa dapat diterapkan di berbagai panti asuhan lainnya untuk meningkatkan pendidikan karakter Islami secara lebih luas. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari program ini serta mengembangkan metode berbasis teknologi sebagai alat bantu pendidikan karakter Islami. Kata Kunci: Pendidikan Karakter Islami, Panti Asuhan, Mengaji, Kisah Nabi, Perpustakaan Mini, Pohon Harapan
Strategi Komunikasi Pada Video Pembelajaran  Bahasa Arab Oleh Non Penutur Asli Fasich Nur Firdaus; Rachmad Ramadhan; Nor Anisa Siska
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/xckehf47

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi dalam video pembelajaran bahasa Arab yang diproduksi oleh non-penutur asli. Perkembangan teknologi telah membuka peluang besar bagi pembelajaran bahasa Arab melalui media digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, melalui observasi dan dokumentasi video pembelajaran. Fokus penelitian meliputi tiga aspek: (1) strategi komunikasi yang digunakan pengajar non-penutur asli, (2) analisis materi ajar, dan (3) bentuk alih kode yang muncul dalam interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajar menerapkan strategi komunikasi berupa pembukaan formal dengan bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia, pengulangan pelafalan kalimat, serta praktik komunikasi penuh menggunakan bahasa Arab. Materi yang disampaikan adalah tema at-ta‘āruf (perkenalan diri) yang relevan bagi pembelajar pemula. Selain itu, ditemukan bahwa alih kode dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia, maupun sebaliknya, berperan penting dalam mempermudah pemahaman pembelajar. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi dan alih kode merupakan faktor kunci dalam efektivitas pembelajaran bahasa Arab melalui media digital. This study examines communication strategies in Arabic learning videos produced by non-native speakers. The rapid growth of technology has enabled Arabic learning through digital media such as YouTube, Instagram, and TikTok. This research employs a qualitative descriptive method through observation and documentation of Arabic learning videos. The analysis focuses on three aspects: (1) communication strategies employed by non-native instructors, (2) learning content, and (3) forms of code-switching used in the videos. The findings reveal that instructors apply communication strategies such as formal openings in Arabic followed by Indonesian translation, repeated pronunciation of sentences, and full practice of communication in Arabic. The selected material is at-ta‘āruf (self-introduction), which is particularly relevant for beginners. Furthermore, code-switching between Arabic and Indonesian is frequently used to enhance learners’ comprehension. These results highlight the importance of communication strategies and code-switching as key factors in the effectiveness of Arabic language learning through digital media.
STRATEGI KOMUNIKASI PADA VIDEO PEMBELAJARAN BAHASA ARAB OLEH NON PENUTUR ASLI Firdaus, Fasich; Nor Anisa Siska; Rachmad Ramadhan
Al-Katib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Arabic Language and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-katib.v2i1.247

Abstract

With the advancement of time, Arabic language learning technology is now easily accessible through various media, including YouTube, Instagram, TikTok, and others. Arabic language content creators who are non-native speakers utilize these platforms to support Arabic language learning. They cover topics ranging from Nahwu and Shorof to the four Arabic language skills. The research method used in this article is qualitative. The researcher will focus on describing the following aspects: first, analyzing the communication strategies of non-native speakers; second, analyzing the content; and third, describing the code-switching used by instructors in the videos. The results of this study are expected to provide solutions for Arabic language learning, particularly in the field of linguistics.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN (AIK) DALAM PEMBINAAN KARAKTER MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH Firdaus, Fasich; Ishomuddin , Ishomuddin
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the implementation of the Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) curriculum in fostering student character at Institut Ahmad Dahlan Probolinggo. Character education is a central objective of Muhammadiyah and ‘Aisyiyah Higher Education Institutions (PTMA), where character formation has been embedded as a core educational mission since their establishment. Within the PTMA framework, character education is institutionally realized through Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) education. This study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion-drawing techniques. The findings indicate that Institut Ahmad Dahlan Probolinggo has systematically developed and implemented character education through the AIK curriculum, encompassing institutional policies, curriculum structure, and organizational governance. The implementation of the AIK curriculum has contributed positively to student character development. However, it has not yet fully achieved the expected outcomes. Several aspects require improvement, particularly in strengthening learning materials and instructional methods that remain predominantly cognitive, limiting the internalization of character values in affective and behavioral domains. Despite these limitations, the managerial implementation of the AIK curriculum has been well structured and consistently applied.
Arabic Language Program Management at Al-Izzah Leadership School Batu Islamic Boarding School Fasich Nur Firdaus; Ahmad Fuad Abdul Baqi; Ahmad Syaifuddin Romli
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 8 No 1 (2026): Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/71bsvs13

Abstract

This study examines the management of the Arabic language learning program at Al-Izzah Leadership School Islamic Boarding School, Batu, focusing on the core managerial functions of planning, organizing, implementation, and evaluation. Employing a qualitative case study approach, data were collected through observations, semi-structured interviews, and document analysis, and analyzed using data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that program planning is systematically structured through short-, medium-, and long-term activities and is aligned with the Muadalah Madinah curriculum and Islamic studies framework. Organizationally, the program is supported by a clear division of roles involving school leaders, language coordinators, teachers, and student organizations, which facilitates effective coordination and language discipline. Program implementation integrates formal classroom instruction with contextual language habituation through daily, weekly, and annual activities that promote active Arabic use. Evaluation is conducted continuously through formative and summative assessments, encompassing daily language monitoring, weekly skill reinforcement, and semester-based competency testing. This study contributes to the field of Arabic language education management by presenting an integrative and context-based program management model within an Islamic boarding school setting. The novelty of this research lies in its documentation of Arabic language program management grounded in an internationally recognized curriculum and sustained language cultivation practices, which remain underexplored in existing studies. Abstrak Penelitian ini mengkaji manajemen program pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Al-Izzah Leadership School Batu dengan menitikberatkan pada fungsi manajerial utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program pembelajaran bahasa Arab disusun secara sistematis dalam kerangka kegiatan harian, mingguan, dan tahunan, serta selaras dengan kurikulum Muadalah Madinah dan kerangka studi keislaman. Dari aspek pengorganisasian, program didukung oleh pembagian peran yang jelas antara pimpinan pesantren, koordinator bahasa, guru, dan organisasi santri, sehingga tercipta koordinasi yang efektif dan disiplin berbahasa. Pelaksanaan program mengintegrasikan pembelajaran formal di kelas dengan pembiasaan bahasa secara kontekstual melalui berbagai aktivitas kebahasaan yang mendorong penggunaan bahasa Arab secara aktif. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui penilaian formatif dan sumatif, mencakup pemantauan harian penggunaan bahasa, penguatan keterampilan mingguan, serta pengujian kompetensi pada akhir semester. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan bahasa Arab dengan menyajikan model pengelolaan program yang integratif dan berbasis konteks pesantren. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan praktik manajemen pembelajaran bahasa Arab yang berlandaskan kurikulum berstandar internasional dan pembudayaan bahasa yang berkelanjutan, yang masih jarang dikaji secara mendalam.