Kemampuan dribbling para pemain sekolah sepakbola (SSB) terang bangsa bahwa banyak pemain yang dribblingnya masih jauh dari jangkauan kaki, suka terselip disela-sela kaki dan mudah direbut oleh lawan. Dribbling merupakan komponen dasar yang sangat diperlukan dalam permainan sepakbola dan pemain dituntut harus menguasai teknik dasar dengan baik. Dalam penelitian ini penulis meneliti tentang latihan curving line trajectory dan latihan zig-zag line trajectory terhadap kemampuan dribbling. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan design penelitian two group pretest and posttest design. Di dalam penelitian ini penulis mengambil sampel dengan purposive sampling sebanyak 18 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes menggiring bola. Hasil Penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan dribbling pada uji hipotesis dengan uji t latihan curving line trajectory diperoleh t hitung > t tabel (3,953 > 1,860), sedangkan t hitung dari latihan zig-zag line trajectory diperoleh t hitung > t tabel (4,799 > 1,860). Sementara perbandingan latihan curving line trajectory tidak lebih besar pengaruhnya daripada latihan zig-zag line trajectory dengan t hitung < t tabel (0,459 < 1,860).
Copyrights © 2022