AbstrakPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang bertujuan untuk mengetahui apakah Workshop dan monitoring dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan model pembelajaran project based learning. Subjek penelitian ini adalah guru-guru di SMK binaan peneliti yaitu SMK Negeri 1 Sukasada, SMK Negeri 2 Singaraja dan SMKS Pariwisata Singaraja yang berjumlah 15 orang. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi dengan menggunakan lembar observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasar tahapan: (1) menyusun rencana kegiatan, (2) melaksanakan tindakan, (3) observasi, dan (4) analisis yang dilanjutkan dengan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari data awal rata-ratanya baru mencapai 73,6 dengan kategori C (Cukup), setelah dilakukan tindakan dengan melaksanakan workshop dan monitoring pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 80,93 dengan kategori B (Baik). Hasil tindakan workshop dan monitoring pada siklus II dengan melakukan berbagai inovasi mampu meningkatkan lagi kemampuan guru-guru menjadi rata-rata 91,2 dengan kategori A (Amat Baik). Hasil tersebut telah membuktikan keberhasilan penelitian yang dilakukan sehingga dapat disimpulkan bahwa workshop dan monitoring mampu meningkatkan kemampuan guru-guru di SMK binaan dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan model pembelajaran project based learning. Hasil itu telah membuktikan bahwa hipotesis yang disampaikan dapat diterima serta peningkatan hasil sudah sesuai dengan indikator keberhasilan penelitian. Kata Kunci: workshop, monitoring, kemampuan guru melaksanakan melaksanakan proses pembelajaran, model pembelajaran project based learning.
Copyrights © 2022