Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen. Desain yang digunakan ialah desain kuasi eksperimen non-equivalent control group design. Teknik pengumpulan data yang digunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Tes terdiri dari pre-test dan post-test berupa 15 butir soal pilihan ganda. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling, sampel yang digunakan adalah peserta didik kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu media infografis tentang kesetimbangan kimia. Analisis hipotesis menggunakan uji t (one sample t-test) dan uji paired sample t-test menggunakan SPSS 25 for windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemahaman konsep kesetimbangan kimia peserta didik yang diajarkan menggunakan media infografis dan yang tidak menggunakan media infografis berdasarkan hasil perhitungan uji paired sample t-test mengalami peningkatan. Namun, dilihat dari rata-rata nilai post-test peserta didik kelas eksperimen tidak lebih tinggi dari kelas kontrol. Sehingga, pengaruh terhadap media infografis dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning terhadap pemahaman konsep kesetimbangan kimia peserta didik berdasarkan hasil perhitungan uji t (one sample t-test) berupa taraf signifikansi 0,00 < 0,05, maka Ha diterima dan berdasarkan perhitungan paired sample t-test dihasilkan sebesar 11,92%.
Copyrights © 2022