Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah tenaga kependidikan di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Panggul kabupaten Trenggalek, dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Instrumen yang dugunakan untuk mengumpulkan data memapauan awal dan tingkat pemahaman TIK mengunakan tes. Berdasarkan perhitungan diperoleh bahwa untuk variabel pelatihan (X1) dengan uji t nilai t hitung = 4,914 dengan nilai t tabel = 2,000 sehingga t hitung > t tabel (4,914 > 2,00), sehingga H0 ditolak yang artinya bahwa pelatihan TIK berpengaruh terhadap pemahaman tenaga kependidikan di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Panggul kabupaten Trenggalek; Untuk variabel kemampuan awal (X2) diperoleh nilai t hitung = 4,339 dengan nilai t tabel = 2,000 dan t hitung > t tabel (4,339 > 2,00), sehingga H0 ditolak yang artinya bahwa kemampuan awal berpengaruh terhadap pemahaman tenaga kependidikan di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Panggul kabupaten Trenggalek; berdasarkan nilai F hiitung lebih besar dari F tabel (315,207 > 3,10) sehingga dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruh dan interaksi pelatihan dan kemampuan awal terhadap pemahaman tenaga kependidikan.
Copyrights © 2022