Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Vol 5 No 3 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan

EFEK EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) SEBAGAI PENCEGAH KERUSAKAN MUKOSA LAMBUNG

Linlin Haeni (Unknown)
Ris Kristiana (Unknown)
Inge Lucya (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2022

Abstract

Ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) mengandung xanthone dengan senyawa utama alfa mangostin dan gamma-mangostin yang berfungsi sebagai antioksidan dalam melindungi mukosa lambung. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit manggis sebagai pelindung mukosa lambung tikus yang diinduksi asam asetilsalisilat (ASA). Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan yang terdiri dari kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+), perlakuan dosis ekstrak 750mg/KgBB (P1), dan dosis ekstrak 1000mg/KgBB (P2). Perlakuan diberikan setiap hari selama 7 hari. Pada hari ke-8 tikus di eutanasia, dibedah, diambil organ lambung untuk dibuat sediaan histopatologi dengan pewarnaan HE. Uji Post Hoc Tukey menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit manggis dengan dosis 750mg/Kgbb (P1) dan dosis 1000mg/KgBB (P2) memiliki perbedaan yang signifikan (p<0.05) terhadap kontrol positif (K+), tetapi (P1) tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0.05) dibandingkan kelompok (P2). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian dosis ekstrak kulit manggis 750mg/KgBB efektif dalam mencegah kerusakan mukosa lambung tikus galur Wistar yang diinduksi asam asetilsalisilat dibandingkan dengan dosis ekstrak kulit manggis 1000mg/KgBB. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit manggis memiliki kemampuan untuk mencegah kerusakan mukosa lambung tikus Wistar. DOI : 10.35990/mk.v5n3.p297-307

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

mk

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan adalah jurnal yang mempublikasikan artikel hasil penelitian baik ilmu kedokteran dasar maupun terapan, tinjauan pustaka (artikel review), dan laporan kasus. Medika Kartika dipublikasikan dua kali dalam setahun (April dan Oktober) dengan jumlah enam ...