Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Vol 11, No 2 (2016)

PENGARUH AERASI DAN FILTRASI SEDERHANA TERHADAP WARNA, KEKERUHAN, KADAR FE DAN MN SUMBER AIR BERSIH WARGA DI WILAYAH DESA ARGOMULYO CANGKRINGAN SLEMAN DIY

Sukismanto Sukismanto (Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta)
Elisabeth Deta Deta L (Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
15 Apr 2016

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416/MEN.KES/PER/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air, dimana persyaratan kualitas air bersih yang diperbolehkan untuk kadar zat besi (Fe) maksimum adalah 1,0 mg/L dan untuk Mangan (Mn) adalah 0,5 mg/L, kekeruhan maksimum 25 NTU, warna maksimum 50 NTU. Desa argomulyo yang secara kewilayahan memiliki perbedaan ketinggian dari satu tempat dengan tempat yang lain, ketersediaan media pasir yang cukup melimpah. Perbedaan ketinggian merupakan potensi untuk diterapkan pengolahan dengan bantuan grafitasi, dan ketersediaan media pasir yang dapat dimanfaatkan sebagai media filtrasi maka alangkah tepatnya jika potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tingginya tingkat kekeruhan, warna, kadar Fe dan Mn sumber air bersih diwilayah tersebut. Prinsip penurunan kadar besi dan mangan adalah proses oksidasi dan pengendapan. Adapun prosesnya adalah besi dalam bentuk Ferro dioksidasi terlebih dahulu menjadi bentuk ferri, kemudian pengendapan dengan membentuk endapan ferrihidroksida. Indikator warna dan kekeruhan dengan filtrasi akan mampu diserap oleh media filtrasi baik secara adsorpsi maupun absorpsi. Sehingga dengan teknologi pengolahan menggunakan aerasi dan filtrasi akan dapat menurunkan parameter yang belum memenuhi syarat. Kombinasi antara potensi yang ada diwilayah tersebut dan penerapan teknologi sederhana diharapkan dapat teraplikasinya teknologi ini bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber air bersih yang dikonsumsi oleh masyarakat. Seiring peningkatan kualitas sumber air bersih yang memenuhi syarat kesehatan sehingga derajad kesehatan masyarakat juga akan meningkat. Berdasarkan hasil pengolahan dengan pemeriksaan pada parameter besi mangan kekeruhan dan warna diketahui bahwa desain pengolahan air sederhana dapat meningkatkan kualitas air bersih. Untuk parameter besi, kekeruhan dan warna belum sesuai dengan permenkes No. 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang kualitas air bersih, untuk parameter mangan telah memenuhi kualitas sesuai permenkes No 416/menkes/Per/IX/1990 tentang syarat kualitas air bersih. 

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

Medika

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original ...