Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan berbasis Virtual Reality (VR) terhadap kemampuan fungsional ekstremitas atas dan fungsi kognitif pada insan pasca stroke. Jenis penelitian ini adalah kuasi ekperimental dengan menggunakan desain randomized control preāpost test. Kelompok perlakuan I berjumlah 8 orang yang diberikan latihan konvensional, sedangkan pada kelompok perlakuan II berjumlah 8 orang yang diberikan latihan berbasis VR. Penelitian ini dilakukan di Klinik Fisioterapi Sri Mulyani selama 4 minggu pada bulan Oktober sampai November 2022. Instrumen pengukuran kemampuan fungsional ekstremitas atas menggunakan Wolf Motor Function Test (WMFT) dan instrumen pengukuran fungsi kognitif menggunakan Montreal Cognitive Assessment (MoCA-INA). Hasil penelitian pada kemampuan fungsional ekstremitas atas menggunakan WMFT menunjukkan hasil pengukuran pada kelompok perlakuan I terdapat peningkatan kemampuan fungsional ekstremitas atas yang tidak signifikan (p>0,05 atau p=0,0520) dan hasil pengukuran pada kelompok perlakuan II terdapat peningkatan kemampuan fungsional ekstremitas atas yang signifikan (p>0,05 atau p=0,0003***). Pada pengukuran fungsi kognitif menggunakan MoCA-INA menunjukkan hasil pengukuran pada kelompok perlakuan I terdapat sedikit peningkatan fungsi kognitif yang tidak signifikan (p>0,05 atau p=0,4439) dan hasil pengukuran pada kelompok perlakuan II terdapat peningkatan fungsi kognitif yang signifikan (p>0,05 atau p=0,0014**). Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan konvensional dan latihan berbasis VR dapat meningkatkan baik kemampuan fungsional ektremitas atas ataupun fungsi kognitif pada insan pasca stroke. Namun dari hasil secara statistik terlihat bahwa latihan berbasis VR lebih efektif. Kata Kunci : Stroke, Kemampuan Fungsional Ektremitas Atas, Fungsi Kognitif, Latihan konvensional, Latihan berbasis Virtual Reality
Copyrights © 2022