Pada tanggal 15-16 November 2022, Indonesia akan melaksanakan event besar yang tidak hanya menjadikan kebanggaan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadikan pertaruhan nama baik Indonesia di forum Internasional dalam menyelenggarakan KTT G20. Suksesnya penyelenggaraan KTT G20 selain akan menumbuhkan tingkat kepercayaan internasional terhadap Indonesia, juga akan menaikkan posisi tawar Indonesia di forum internasional. Demikian juga sebaliknya, kurang suksesnya penyelenggaraan KTT G20, tidak saja menurunkan kredibilitas Indonesia, tetapi juga dapat menurunkan tingkat kepercayaan terhadap Indonesia. Oleh karena itu, kesuksesan penyelenggaraan KTT G20 merupakan harga mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Penelitian ini merupakan penelitian berjenis deskriptif kualitatif terhadap potensi ancaman serangan siber yang dapat terjadi pada perhelatan KTT G20 di Bali, Indonesia.tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis intelijen atas potensi ancaman serangan siber pada presidensi ktt g20 tahun 2022 di indonesiaPenelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi serangan siber pada event KTT G20 relatif besar. Hal ini didasarkan pada fakta-fakta dan data tentang penyelenggaraan sebelumnya dan perkembangan ancamanan siber saat ini. Selain itu kecenderungan meningkatnya serangan siber dan belum kondusifnya situasi global serta banyaknya kepentingan negara-negara tertentu terhadap negara lain, juga menjadi dasar perkiraan potensi ancaman serangan siber pada penyelenggaraan KTT G20 yang relatif besar. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peluang ancaman serangan siber pada KTT G20 perlu mendapatkan perhatian khusus, agar deteksi dini dan cegah dini terhadap setiap ancaman serangan siber KTT G20 dapat dilaksanakan secara maksimal.
Copyrights © 2022